Info & Tips Terbaru

Cari Artikel


6.6.17

Kenali Penyakit Darah Tinggi ( Hipertensi ) dan Cara Mengobatinya Sebelum Terlambat


Kenali Penyakit Darah Tinggi ( Hipertensi ) dan Cara Mengobatinya Sebelum Terlambat - Hallo sahabat Blog Liputan Kesehatan dimanapun anda berada saat ini. Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul "Kenali Penyakit Darah Tinggi ( Hipertensi ) dan Cara Mengobatinya Sebelum Terlambat", kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan anda ambil informasi didalamnya. Semoga anda dapat mengambil manfaat dari blog yang bertema tentang Darah Tinggi Hipertensi Kesehatan Kesehatan Keluarga. Semoga dapat dengan mudah anda pahami. Jangan Lupa Bagikan Jika Menurut Anda Bermanfaat untuk banyak orang.

Baiklah, selamat membaca...

Judul : Kenali Penyakit Darah Tinggi ( Hipertensi ) dan Cara Mengobatinya Sebelum Terlambat
Link : Kenali Penyakit Darah Tinggi ( Hipertensi ) dan Cara Mengobatinya Sebelum Terlambat





Bahasan dalam artikel kesempatan ini yaitu mengenai Hipertensi atau lebih dikenal  dengan penyakit darah tinggi. Di mana penyakit darah tinggi ini cukup banyak diderita oleh beberapa orang terlebih mereka yang sudah dewasa. Bagaimana seorang dapat alami penyakit darah tinggi ini, mari simak penjelasan selanjutnya. 

Hipertensi atau penyakit darah tinggi yaitu satu kondisi kritis di mana berlangsung penambahan tekanan(desakan) pada dinding pembuluh darah arteri (pembuluh darah bersih). Hipertensi umum di kenal dengan penyakit darah tinggi. Tekanan darah tersebut adalah kemampuan darah dalam menghimpit dinding arteri saat dipompa oleh jantung untuk dialirkan ke semua badan. 

Tekanan pada darah yang memiliki kecenderungan bertekanan tinggi bisa mengganggu system aliran darah. Pada umumnya waktu melakukan pengecekan pada tekanan darah atau umumnya dikenal dengan sebutan pemeriksaan tensi darah, hasil bakal ditulis dengan dua angka. Contoh, kita ambillah contoh hasil tensi darah yang normal 120/80 mmHg. Angka 120 di sini merupakan nilai dari tekanan sistolik. 

Tekanan (Desakan) sistolik adalah desakan optimal karna keadaan ini berlangsung waktu jantung tengah berkontraksi atau memompa darah keluar. Sedang untuk angka 80 adalah merupakan nilai besaran dari tekanan/desakan diastolik. Di mana tekanan ini menunjukkan nilai tekanan pada darah saat paling rendah, biasanya pada kontraksi atau waktu jantung istirahat (relaksasi). mmHg adalah unit yang berati milimeter merkuri. 

Seorang dinyatakan mengalami penyakit darah tinggi jika hasil kontrol tunjukkan angka 140/90 mmHg atau lebih tinggi. 

Penyakit darah tinggi ini bisa saja di alami oleh semua orang, baik usia muda maupun tua. Hipertensi atau penyakit darah tinggi adalah penyakit yang sangat beresiko serta memengaruhi beberapa besar masyarakat di Indonesia.

Penderita darah tinggi (hipertensi) mungkin saja tidak menyadari bahwa dirinya telah mengalami keadaan tekanan darah tinggi yang berbahaya, Hal itu sangat mungkin terjadi karena tidak ada tanda-tanda khusus pada penderita darah tinggi sebelum dilakukan pemeriksaan.

Dalam beberapa laporan medis, penderita penyakit darah tinggi ini mengalami komplikasi yang menyebabkan semakin bertambah nya penyakit dan semakin berbahaya terhadap kesehatannya.

Tanda-tanda Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)


Umumnya pasien penyakit darah tinggi akan tidak mengerti kalau mereka mempunyai tekanan/desakan darah yang cukup tinggi, karna keadaan ini umumnya tidak memunculkan tanda-tanda atau ciri apa pun. Pada keadaan yang cukup kronis, pasien penyakit darah tinggi ini mungkin saja mengalami hal berikut : 

  • Pusing serta sakit kepala 
  • Mual 
  • Pandangan kabur 
  • Kelelahan 
  • Telinga berdengin 
  • Mimisan 


Cepatlah periksakan diri ke dokter jika alami tanda-tanda atau ciri-ciri seperti itu. Periksakanlah dengan cara teratur tekanan pada darah anda minimum dalam 5 th. sekali.

Karna jika penyakit darah tinggi ini tidak selekasnya diatasi bakal menyebabkan komplikasi penyakit lain yang lebih serius. Sebagian komplikasi yang bisa berlangsung salah satunya : 

Serangan jantung atau stroke. 

Keadaan ini bisa berlangsung karna tekanan darah yang sangat tinggi bisa mengakibatkan pengerasan serta penebalan pada dinding arteri. 

Kerusakan pembuluh darah pada ginjal. 

Hal ini di akibatkan dari adanya tekanan darah yang sangat tinggi dan bisa menyebabkan terjadinya kerusakan pembuluh darah yang berukuran cukup kecil yang terdapat pada organ ginjal, Sehingga hal ini mengakibatkan organ ginjal tidak bisa bekerja dengan cara optimal. 

Aneurisme.

Satu keadaan di mana terjadinya perluasan yang berbentuk abnormal pada pembuluh darah arteri. Keadaan ini karena ada penambahan tekanan pada darah yang menyebabkan pembuluh darah arteri melebar atau menggembung.

Lama kelamaan pembuluh darah ini menjadi sangat lemah serta pada keadaan spesifik bisa menyebabkan pecahnya pembuluh darah ini. Pecahnya pembuluh darah ini adalah satu komplikasi yang sangat berbahaya, bahkan bisa menyebabkan kematian mendadak.

Sindrom metabolik 

Yakni satu keadaan di mana ada beberapa permasalahan kesehatan yang mencul dengan cara berbarengan. Seperti ada penambahan kandungan gula dalam darah dan tingginya kandungan trigliserida. Yang selanjutnya keadaan ini bisa tingkatkan penyakit kardiovaskular dan penyakit diabetes. 


Penyebab Terjadinya Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)


Berdasar pada pemicunya, hipertensi dibagi jadi dua, yakni hipertensi primer serta sekunder. Hipertensi primer yaitu jika penyebabnya atau aspek timbulnya penyakit ini tidak di ketahui dengan cara tentu. Sedang untuk hipertensi sekunder di mana penyebabnya bisa di ketahui dengan cara tentu seperti ada penyakit spesifik atau tengah konsumsi obat. 

Sebagian penyebab kemungkinan bisa mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi) sebagai berikut : 


Adanya Faktor Keturunan. Seseorang yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat kesehatan menderita penyakit darah tinggi (hipertensi) memiliki kecenderungan lebih besar dan berpotensi menderita penyakit darah tinggi pula. 

Umur. 

Umur merupakan faktor penyebab alamiah yang sangat mungkin menimbulkan penyakit darah tinggi seiring usia yang semakin tua, biasanya usia diatas 40 tahun lebih berpotensi mengalami hal tersebut. 

Kurang olah raga. 

Olahraga merupakan aktifitas penyeimbang metabolisme dan kesehatan tubuh, Pada orang yang kurang berolahraga detak jantung akan lebih cepat sehingga hal ini bisa menjadi pemicu terjadinya hipertensi (penyakit darah tinggi)

Berat Badan Berlebih (Obesitas). 

Pada tubuh yang memiliki berat badah berlebih maka asupan nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh akan lebih banyak dari biasanya, sehingga memicu terjadinya tekanan darah tinggi karena banyaknya volume darah yang dialirkan oleh jantung menyebabkan jantung lebih cepat terpacu.

Merokok 

Kebiasaan ini juga dapat menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan pada darah dalam tubuh. Efek yang di timbulkan dari merokok pun dapa mempersempit pembuluh darah arteri. Selain itu Pemakaian dan konsumsi obat spesifik seperti konsumsi obat pereda sakit atau pil KB. 

Ganguan Pada Ginjal

Ada penyakit ginjal atau ada masalah pada pembuluh darah terlebih arteri yang mengalirkan darah ke ginjal, hal ini bisa menjadi pemicu tekanan darah menjadi naik dan berpotensi menimbulkan penyakit hipertensi

Wanita hamil. 

Pada wanita hamil disarankan selalu untuk teratur melakukan pengecekan tekanan pada darah. Karna jika dalam keadaan hamil mengalami hipertensi, dapat membahayakan diri dan janin dalam kandungan, hal ini dapat menyebabkan masalah dan kerusakan pada plasenta. Dapat membahayakan janin dan beresiko terjadinya premature dan preeklamsia.


Langkah Menyembuhkan Hipertensi (penyakit darah tinggi)



Terapi dan proses penyembuhan hipertensi (penyakit darah tinggi) dilakukan berdasarkan penyebab/pemicu munculnya penyakit tersebut. Hal ini di maksudkan agar proses dan penanganan penderita hipertensi dilakukan dengan cara dan metode yang tepat.

Pada beberapa kasus hipertensi ringan, Dilakukan metode penyembuhan penyakit darah tinggi mulai dari merubah pola hidup menjadi pola hidup sehat. Diantaranya :

Mulai dari mengkonsumsi makanan yang sehat dengan gizi seimbang. Menghindari makanan yang berlemak serta mengurangi konsumsi garam pada makanan. Memperbanyak konsumsi sayur serta buah fresh. 

Melakukan olah raga ringan secara teratur dan rutin, paling tidak 30-40 menit setiap hari seperti lakukan yoga atau meditasi serta aktivitas olah raga yang lain. 

Jauhi merokok serta konsumsi alkohol dan kurangi minuman yang kaya cafein. 

Dengan metode diet sehat, hal ini bertujuan untuk menurunkan berat badan dan menstabilkan kinerja pada jantung. 

Sedangkan pada kasus penyakit darah tinggi yang tergolong berat tetap harus melakukan langkah diatas dan di bantu dengan pemberian obat tertentu dengan jangka waktu dan dosis tertentu pula, disesuaikan dengan seberapa parah penyakit darah tinggi tersebut.





Baca Juga




Demikianlah penjelasan sederhana dari artikel berjudul "Kenali Penyakit Darah Tinggi ( Hipertensi ) dan Cara Mengobatinya Sebelum Terlambat"




Sekianlah artikel "Kenali Penyakit Darah Tinggi ( Hipertensi ) dan Cara Mengobatinya Sebelum Terlambat" kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. Kami berbaharap anda pun bisa membagikan artikel ini dan juga like fanpage facebook kami.

Terima kasih anda telah membaca artikel "Kenali Penyakit Darah Tinggi ( Hipertensi ) dan Cara Mengobatinya Sebelum Terlambat" dengan alamat link https://liputankesehatankita.blogspot.com/2017/06/penyakit-darah-tinggi-dan-cara-mengobatinya.html

Semoga Bermanfaat.

Jangan Lupa Bagikan yaah...!!
" 1 kali anda share sama dengan membagikan 1000 kebaikan "


Jangan LupaShare Yaa...!!! 😊😊😊
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment